Laman

Sabtu, 24 Agustus 2013

Biografi Wilhelm Conrad Rontgen

Halo sobat, kali ini saya akan membahas biografi seseorang yang sangat berjasa di bidang kedokteran. Siapa lagi kalau bukan Wilhelm Conrad Rontgen, itu lho.. Penemu Sinar Rontgen atau Sinar - X, oke sobat.. langsung saja.. cekidoot.. :))
Wilhelm Conrad Rontgen

Wilhelm Conrad Rontgen sang penemu sinar - X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di berbagai universitas, dan lambat laun memperoleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat menjadi dosen bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurzburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya terkenal. Tanggal 8 November 1895 Rontgen membuat percobaan dengan "sinar cathode." 

Sinar cathode terdiri dari arus elektron. Arus diproduksi dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal, sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan, tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. Tetapi, tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode, dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. Dia memadamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) sehingga cahaya berhenti memijar.

Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup, Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan pasti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. Karena ini merupakan hal yang misterius, dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar - X." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui.

Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu, Rontgen menyisihkan penyelidikan-penyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar - X." Sesudah beberapa minggu kerja keras, dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini:
1.         sinar - X bisa membuat sinar berbagai benda kimia selain "barium platinocyanide."
2.         sinar - X dapat menerobos melalui berbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar - X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar, Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya.
3.         sinar - X berjalan menurut garis lurus, tidak seperti partikel bermuatan listrik, sinar - X tidak terbelokkan oleh bidang magnit.
Hasil gambar Sinar -X pertama

Sinar - X memberi sumbangan besar dan kemajuan dunia kedokteran, Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar - X. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. Dalam tempo beberapa bulan, beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar - X, dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. Orang ini, meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar - X, justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas.

Secara umum, sinar - X bekerja bilamana energi tinggi elektron mengenai sasaran. Sinar - X itu sendiri tidak mengandung elektron, tetapi gelombang elektron magnetik. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya), kecuali panjang gelombang sinar - X jauh lebih pendek.

Penggunaan sinar - X yang paling dikenal tentu saja di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi, di mana sinar - X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya.

Sinar - X juga banyak digunakan di berbagai keperluan industri. Misalnya, bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. Sinar - X juga bermanfaat di banyak bidang penyelidikan ilmiah, mulai dari biologi hingga astronomi. Khususnya, sinar - X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul.

Rontgen tak punya anak, karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika, yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. Dia tutup usia di Munich, Jerman tahun 1923.


Oke sobat.. Demikian Biografi Wilhelm Conrad Rontgen, sang penemu Sinar Rontgen atau yang lebih dikenal sebagai Sinar – X, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi sobat semua. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar